pariwisata kabupaten trenggalek

Jalur Trenggalek-Ponorogo Diberlakukan Sistem Buka-Tutup

  Dibaca : 745 kali
Jalur Trenggalek-Ponorogo Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
BUKA-TUTUP : Polisi memandu para pengendara melintasi titik longsor di jalur Trenggalek-Ponorogo Kilometer 17 Desa Nglinggis, Trenggalek
space ads post kiri

Longsor di jalan nasional Trenggalek-Ponorogo, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, sudah berulang kali terjadi. Dalam sebulan ini saja, menurut BPBD Trenggalek tercatat sudah belasan kali longsor terjadi dan mayoritas di antaranya menyebabkan arus lalu lintas terputus total.

Selain faktor cuaca ekstrem efek la nina, kondisi tebing dan jurang yang mengapit jalur antarkota di perbatasan Trenggalek-Ponorogo itu ditengarai sebagai pemicu kerapnya terjadi tanah longsor atau pergerakan tanah secara terus-menerus.

Sebelum longsor besar pada Kamis (26/1) di kilometer 17, dua hari sebelumnya longsor dengan skala lebih sempat terjadi di dua titik, yakni di kilometer 16 dan 17 dan menyebabkan akses lalu lintas terputus total.

Kejadian longsor besar terakhir yang nyaris menimpa bangunan rumah toko milik Datuk Nurhandik asal Madura terjadi hanya selang kurang dari 24 jam sejak jalur penghubung dua kabupaten itu berhasil dibuka dampak kejadian pergerakan tanah sebelumnya.(*ant/jun)

Page 3 of 3123
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional