pariwisata kabupaten trenggalek

Alarm Stelling Polres Trenggalek

  Dibaca : 82 kali
Alarm Stelling Polres Trenggalek
space ads post kiri

* Latih Kesigapan Hadapi Serangan

Pemandangan tak biasa terlihat di halaman Polres Trenggalek, Sabtu (23/1). Hal ini disebabkan karena tiba-tiba saja terdengar suara terompet dan lonceng yang dipukul berkali-kali di area markas komando. Sontak suara tersebut mengejutkan masyarakat dan pengunjung yang saat itu tengah berada di Polres Trenggalek. Meskipun merasa penasaran dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi sampai kondisi saat itu terasa begitu darurat, mereka tetap tenang menghadapinya.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan Alarm Stelling. (mil)

Pelaksanaan kegiatan pelatihan Alarm Stelling. (mil)

Selang beberapa menit kemudian, seluruh anggota baik yang berseragam maupun pakaian sipil langsung mengitari Polres dengan sikap siaga dan bersenjata lengkap. Pintu gerbang segera ditutup, sementara suara terompet masih terdengar nyaring.

“Ya, ini adalah tanda alarm stelling. Alarm stelling adalah tanda dilakukannya pengamanan markas komando atau biasa disebut pengamanan mako. Tujuannya adalah untuk mengamankan dan memberikan perlindungan dari serangan fisik terhadap markas sebagai lambang negara beserta sarana, prasarana dan seluruh asetnya,” terang Kapolres Trenggalek AKBP I Made Agus Prasetya S.I.K, M.Hum melalui Kabag Opsnal Polres Trenggalek, Kompol Sanusi, SH.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan Alarm Stelling. (mil)

Pelaksanaan kegiatan pelatihan Alarm Stelling. (mil)

Menurutnya, Latihan ini diadakan agar personel Polres Trenggalek mempunyai gambaran atau pedoman tentang pola pengamanan markas dan pedoman cara berkumpulnya anggota dengan cepat, baik saat jam dinas maupun diluar jam dinas. Hal tersebut juga untuk memberdayakan personel secara maksimal agar dapat mengantisipasi situasi yang berkembang khususnya ancaman terhadap keberadaan Mapolres Trenggalek.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan Alarm Stelling. (mil)

Pelaksanaan kegiatan pelatihan Alarm Stelling. (mil)

“Pembagian pos pengamanan pun dilakukan sesuai dengan lokasi terdekat dari ruangan masing-masing. Demikian pula dengan sistem komunikasi yang menghubungkan anggota dibuat berantai sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan anggota bisa lebih cepat”, imbuh perwira berkumis ini.

Masih lanjut pria yang akrab disapa Sanusi ini, kegiatan pelatihan ini bersifat mendadak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar anggota cepat tanggap dan segera memposisikan diri pada pos masing-masing berikut perlengkapannya. Setelah selesai pelatihan alarm stelling, semua personel kembali berkumpul di lapangan apel Polres guna melaksanakan konsolidasi.

“Pelatihan semacam ini akan terus kami laksanakan. Apabila dihadapkan pada situasi yang sebenarnya, seluruh personel sudah sigap untuk segera berkumpul dan memposisikan perannya masing-masing untuk mengamankan Mapolres Trenggalek,” pungkas Sanusi.(fal/mil)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional