pariwisata kabupaten trenggalek

Emil dan LMDH Targetkan Trenggalek Bebas Kekeringan

  Dibaca : 299 kali
Emil dan LMDH Targetkan Trenggalek Bebas Kekeringan
space ads post kiri

* Penanaman 140 ribu Pohon di Kecamatan Suruh

Sebagai wujud nyata untuk mempertahankan sumber air dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, bertempat di Desa Nglebo Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek, pada Sabtu (23/1) Bupati terpilih Kabupaten Trenggalek Emil Elestianto Dardak bekerja sama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Lestari Desa Nglebo, Kecamatan Suruh menanam 140 ribu pohon diarea hutan lindung. Jenis pohon yang ditanam antara lain pohon Trembesi, Pala dan Pucung. Selain itu, ada beberapa jenis buah yang ditanam diantaranya buah sirsat, rambutan dan buah jambu biji merah.

MELUKIS ALAM : Emil Tanam Bibit Pala

MELUKIS ALAM : Emil Tanam Bibit Pala

Penanaman difokuskan pada sumber mata air radius 100 meter yang dijadikan sebagai hutan lindung. Sebelum penanaman secara simbolis, dalam sambutannya Emil Bupati Trenggalek terpilih mengatakan, penanaman pohon diwilayah hutan sangat penting bagi sumber kehidupan jangka panjang yang manfaatnya sampai turun temurun pada anak cucu kelak. “Karena manfaatnya selain untuk mempertahankan sumber air, buah dari pohon yang ditanam akan menghasilkan sumber pendapatan bagi warga pengelola hutan,” ujar Emil.

Desa Nglebo mempunyai 18 titik sumber mata air yang sebagian besar berada dalam wilayah tanah perhutani. Emil juga meminta kepada warga Trenggalek untuk bersama sama melukis alam Trenggalek, artinya manusia dan alam bisa bersinergi untuk melestarikan dan menjaga alam dengan sebaik-baiknya.
“Memang kita harus menjaga supaya air ini jangan sampai rusak, harus mempunyai daya tampung yang tinggi, tanaman yang berbasis buah ini di harapkan masyarakat justru bisa menjaga, karena kalau kayu akan di tebang,” ungkapnya.

“Selain dari mata air ini run off dari air di musim hujan ini kita coba cegah atau kurangi dengan menggalakan masyarakat-masyarakat dirumah masing-masing membuat biofori atau sumur resapan,” kata Emil.

Dalam kesempatan itu pula turut hadir MH Hudin Al Sonny selaku ketua tim konservasi hutan yang menambahkan, bahwa pohon yang ditanam diarea hutan lindung akan menghasilkan buah buah yang sangat bermanfaat dan menjadi sumber penghasilan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi kerakyatan.

Sonny juga membagikan hasil olahan berupa minuman sari buah sirsat dan jambu biji merah kepada penduduk pengelola tanah perhutani. Dia berharap, hasil buah yang ditanam kelak tidak dijual berupa buah akan tetapi sudah diolah menjadi minuman kemasan karena mempunyai daya jual yang tinggi. Selain itu, tim konservasi akan berupaya memberi kesadaran kepada warga trenggalek kususnya para penggarap lahan Perhutani untuk mengembalikan hutan sebagai resapan air dan pencegah erosi. “Bila hutannya lebat secara otomatis sumber air akan terjaga dan Trenggalek akan bebas dari bencana kekeringan dan bencana banjir juga tanah longsor,” harap Sonny.

Priyonoto selaku ketua LMDH Wono lestari saat ditemui wartawan Memo X usai acara penanaman pohon oleh Emil Bupati terpilih Kabupaten Trenggalek mengatakan, sangat berterimakasih kepada Mas Emil dan tim yang telah menjadi pelopor konservasi hutan sebagai upaya untuk mengamankan sumber mata air di wilayah Desa Nglebo.

Priyono menambahkan, wilayah yang dijadikan hutan lindung oleh LMDH wono lestari seluas 11 hektar yang dikelola oleh 77 pesanggem atau pengelola hutan. “Semua bibit tanaman merupakan sumbangan dari Mas Emil Bupati terpilih Kabupaten Trenggalek yang selalu dicintai oleh warga Trenggalek,” pungkasnya.(fals/rd)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional