pariwisata kabupaten trenggalek

Warga Klaim Pemdes Kedunglurah Rebut Hak Milik Tanah

  Dibaca : 749 kali
Warga Klaim Pemdes Kedunglurah Rebut Hak Milik Tanah
warga tunjukan lokasi tanah miliknya yang dikelola Pemdes
space ads post kiri

* Pemdes dan Warga Sama-Sama Tidak Punya Bukti Kepemilikan Tanah

Warga klaim tanah miliknya diserobot Pemerintah Desa (Pemdes) Kedunglurah Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek.

Akibat pembangunan pasar tradisional didaerah tersebut, sejumlah pedagang harus membayar uang sewa meski kontrak masih sampai tahun 2018 mendatang.

Tanah seluas 1110 m2 yang saat ini tengah dilakukan pembangunan oleh Pemdes Kedunglurah membuat pemilik tanah geram.

Suhartoyo selaku ahli waris tanah yang saat ini diduga direbut oleh Pemerintah mengaku, kecewa atas sikap Pemerintah yang semena-mena dalam mengambil tindakan.

“Kalau memang dari pihak Desa mampu menunjukkan bukti jual beli tanah ini atau tanah wakaf setidaknya mohon ditunjukkan. Dan jika memang bukti tersebut ada, maka saya tidak akan mencampuri urusan desa atas hak tanah tersebut,” ucapnya saat dikonfirmasi Memo X, Senin (01/02).

Menurutnya, sampai saat ini Pemdes tidak mampu menunjukkan bukti-bukti berupa kuitansi jual beli tanah tersebut. Dan memang sepengetahuan warga tanah tersebut semata-mata hanya dipinjamkan saja.

“Dalam hal ini saya selaku ahli waris mempunyai bukti Letter C yang menguatkan bahwa tanah tersebut adalah sah milik kami. Oleh karenanya, jika Pemdes tidak mampu membuktikan bahwasanya tanah tersebut milik Desa, kami mohon jangan menghalang-halangi untuk merebut kembali hak kami,” tandasnya.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional