pariwisata kabupaten trenggalek

Minimnya Lapangan Kerja, Masyarakat Lebih Memilih Jadi TKI

  Dibaca : 367 kali
Minimnya Lapangan Kerja, Masyarakat Lebih Memilih Jadi TKI
space ads post kiri

Tingginya angka Tenaga Kerja Indonesia (TKI) khususnya di Trenggalek beberapa tahun terakhir, karena minimnya lapangan pekerjaan di kota yang sering disebut dengan Kota Tempe Kripik ini. Masyarakat merasa, selain lahan perkerjaan yang tidak banyak, angka upah minimum Kabupaten pun dibawah standar ……

Disamping itu masyarakat juga ingin mencari modal untuk masa depan dan segera meninggalkan pekerjaan menjadi buruh dibeberapa negeri tetangga.

Hal ini dilakukan masyarakat Trenggalek karena minimnya lapangan kerja yang ada saat ini. Selain itu masyarakat juga mengeluhkan upah yang diperoleh disaat mereka bekerja dikotanya sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial kabupaten Trenggalek mengambil langkah dalam membantu masyarakat yang ingin bekerja diluar negeri menjadi TKI.

“Agar tidak ada hal-hal yang tidak diharapkan oleh pemerintah terhadap warga TKI dikala sedang bekerja diluar negeri. Disnaker juga tidak akan menjamin keselamatan TKI diluar negeri yang dimana mereka bekerja tidak sesuai prosedur yang telah ditentukan oleh pemerintah,” ucap Suparman (43), selaku Kabid Ketenagakerjaan Disnakertransos Kabupaten Trenggalek saat dikonfirmasi Memo X, Kamis (25/02).

Tak hanya itu, pihaknya juga menghimbau kepada warga masyarakat yang menjadi TKI diluar negeri, bahwa para TKI tersebut juga harus mendapat persetujuan dari pihak keluarga. Selain itu status dari calon TKI juga harus jelas karena itu sudah menjadi ketentuan mutlak.

Page 1 of 3123
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional