pariwisata kabupaten trenggalek

Perhutani Akan Sulit Capai Target Produksi Getah Pinus

  Dibaca : 483 kali
Perhutani Akan Sulit Capai Target Produksi Getah Pinus
Meranggas : Pohon pinus mati disepanjang lahan Srabah - Bendungan.
space ads post kiri

* Banyak Pohon Pinus Mati Akibat Kemarau Panjang dan Kebakaran Lahan

Pasca musim kemarau panjang diwilayah Trenggalek tahun lalu, kini Perhutani Trenggalek banyak mengalami kerugian yang cukup besar utamanya kedepannya dalam mencukupi target produksi getah pinus.

Seperti yang dialami oleh KRPH Trenggalek, tepatnya diwilayah Kecamatan Bendungan. Banyak pohon pinus yang ditanam Perhutani dilahan yang dikelolanya yang ada disepanjang pinggir jalan mulai dari Srabah sampai kecamatan Bendungan akibat dari efek kemarau panjang dan kebakaran lahan, sehingga banyak pohon pinus yang saat ini kelihatan meranggas.

“Akibatnya, karena banyaknya pohon yang mati maka terkait produksi getah pinus tepatnya di wilayah KRPH Trenggalek dipastikan untuk tahun depan akan banyak mengalami penurunan,” terang Sutono, Asper Trenggalek dikantornya, Senin (18/1).

Menyinggung tentang kesengajaan oleh Pesanggem yang ditugaskan diarea tersebut, sutono membantahnya karena berdasarkan penyelidikan pihaknya tidak menemukan ada indikasi kearah itu.

Kebakaran lahan murrni dilakukan oleh orang yang iri dan tidak bertanggung jawab. Dan menyinggung adanya perubahan musim dan banyaknya serangan hama, Sutono menambahkan, bahwa untuk kedepannya perlu diwaspadai adanya serangan cabuk lilin karena hama itu merusak pucuk tanaman hingga pertumbuhan tanaman tersebut akan terganggu dan bahkan bisa mati.

“Untuk kedepannya, kami berharap agar para masyarakat, pesanggem dan media agar mau membantu usaha usaha Perhutani dalam melestarikan hutan, menjaga hutan, karena apabila hutan di Trenggalek hijau dan lestari maka rakyat Trenggalek utamanya yang selama ini menjadi pesanggem akan meningkat lagi kesejahteraannya,” pungkasnya. (rudi)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional