pariwisata kabupaten trenggalek

Libas 3 Garong Lintas Kota

  Dibaca : 441 kali
Libas 3 Garong Lintas Kota
Polisi tunjukkan barang bukti dan ketiga pelaku curat
space ads post kiri

Kepolisian Resort Trenggalek berhasil mengamankan 3 pelaku pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polsek Durenan. Dua diantaranya merupakan residivis kasus yang sama di Kabupaten Sidoarjo.

Kejadian berawal Sabtu (5/3) sekira pukul 10.30, di toko milik korban bernama Dwi Puspitasari (24) Dusun Nglandean Rt 22 Rw 06 Desa Malasan Kecamatan Durenan. Motif pelaku diduga mengambil tas milik korban saat korban sibuk melayani pembeli ditokonya.

Kapolres Trenggalek AKBP I Made Agus Prasetya S.I.K, MHum melalui Kasubag Humas Polres Trenggalek Iptu Adit Suparno membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Pelaku berjumlah 5 orang yang 3 tertangkap sedang 2 lainnya masih dalam daftar pencarian orang,” ucapnya saat dikonfirmasi Koran ini, Senin (14/03).

Ketiga pelaku diantaranya Sufii (48) warga Desa Kudu Rt 23 Rw 03 Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk, Sutiyono (44) warga Desa Jajar Rt 02 Rw 11 Kecamatan Tanjung Anom Kabupaten Nganjuk dan Suwarno (53) jalan Banyu Urip Jaya Gang 2 Kelurahan Putat Jaya Surabaya Selatan.

“Kronologinya ketika korban hendak menutup toko, datang 2 pelaku menggunakan sepeda motor Vario warna hitam yang membeli amplop. Saat korban melayani kedua pelaku tersebut, datang lagi 2 pelaku menggunakan sepeda motor beat yang membeli bensin,” imbuhnya.

Lanjut Suparno ketika sibuk melayani pelaku yang membeli bensin, pelaku lain melancarkan aksinya dengan menggondol tas korban yang berada didalam toko.

“Didalam tas tersebut berisi 3 buah handphone dan uang senilai Rp 600 ribu serta surat-surat berharga seperti STNK. Ditafsir korban mengalami kerugian senilai Rp 4 juta,” pungkas perwira pangkat 2 balok dipundaknya.

Kedua pelaku tertangkap oleh anggota kepolisian pada saat di lokalisasi Kandangan Mbaron Kabupaten Nganjuk sedang 1 lainnya tertangkap di rumahnya.

Menurut pengakuan salah satu pelaku yang berlatar belakang sebagai sopir, ia melakukan aksi kejahatan tersebut karena ingin memenuhi kebutuhan hidup dan keluarganya.

Ia juga mengaku sudah beberapa kali melakukan hal tersebut tak hanya disatu lokasi melainkan dibeberapa daerah.

Saat ini ketiga pelaku masih dalam proses penyidikan dan penyelidikan pihak kepolisian guna langkah-langkah hukum lebih lanjut.

Jika dalam pengembangan kasusnya ketiga pelaku ini terbukti melakukan tindak pidana tersebut, maka pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHPidana yang ancaman hukumannya 7 tahun penjara. (mil)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional