pariwisata kabupaten trenggalek

Penipu Lintas Provinsi Nyamar Sales

  Dibaca : 464 kali
Penipu Lintas Provinsi Nyamar Sales
LINTAS DAERAH: Polisi tunjukkan barang bukti dan pelaku penipuan (mil)
space ads post kiri

Tim buru sergap (Buser) Polsek Karangan Kabupaten Trenggalek menangkap pelaku penipuan dengan modus operandi menyamar sebagai sales pemasok barang dagangan toko.

Menurut informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, pelaku melakukan tindak pidana tersebut tidak hanya di Trenggalek namun juga beroperasi di wilayah Wonogiri, Pacitan dan Ponorogo.

Dari hasil penangkapan, polisi mendapati barang bukti puluhan macam jenis barang dagangan yang umumnya dijual di toko kelontong.

Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kapolres Trenggalek AKBP I Made Agus Prasetya SIK MHum melalui Kapolsek Karangan AKP Mochammad Solikin pada keterangan persnya, Senin (18/01).

“Pelaku kasus penipuan ini bernama Sulkan warga Jetis Kabupaten Mojokerto yang ditangkap oleh tim kepolisian Polsek Karangan di lokasi persembunyiannya di Mojokerto,” terangnya.

Perwira pangkat tiga balok di pundaknya ini juga menjelaskan penipuan dengan modus berpura-pura menjadi sales makanan dan minuman di toko-toko ini bermula ketika pelaku menawarkan beberapa produk kepada korban bernama Maratus Sholikhah selaku pemilik toko didesa Kerjo Kecamatan Tugu Trenggalek.

“Dengan menawarkan harga baramg yang diperjualkan lebih murah dari harga pada umumnya, korban pun tergiur dengan penawaran pelaku. Dengan memberikan uang sejumlah Rp 5.900 ribu untuk memesan barang yang ditawarkan pelaku, namun justru barang-barang pesanan tidak pernah dikirim,” imbuh Solikin.

Pelaku mencoba melarikan diri setelah menerima uang dari korban. Merasa ditipu, korban segera melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib untuk segera ditindak lanjuti.

Dari tangan pelaku penipuan, polisi berhasil menyita puluhan kardus yang berisi beberapa produk makanan dan minuman ataupun makanan kecil serta peralatan rumah tangga.

“Dalam pengembangan kasusnya, pelaku akan dijerat dengan pasal 378 yang ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” pungkas Solikin. (fal/mil)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional