pariwisata kabupaten trenggalek

Demam Berdarah Banyak Menyerang Anak-Anak

  Dibaca : 329 kali
Demam Berdarah Banyak Menyerang Anak-Anak
space ads post kiri

* Pola 3M Dapat Meminimalisir Resiko Terjangkit DB

Memasuki musim penghujan banyak sekali wabah penyakit yang sering muncul, tak terkecuali Demam Berdarah (DB). Meskipun sudah melewati tahun yang dirasa menjadi puncak penderita penyakit mematikan pada tahun 2015 lalu atau yang dikatakan siklus 5 tahunan, bukan berarti ditahun 2016 wabah demam berdarah berkurang.

Justru atas dasar tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Trenggalek semakin aktif dalam melakukan pencegahan penyakit Demam Berdarah disejumlah wilayah di kabupaten Trenggalek.

Seperti yang diketahui penyakit Demam Berdarah merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Degue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegepti atau Aedes Albopictus.

Nyamuk-nyamuk ini mampu berkembang biak ditempat-tempat penampungan air bersih didalam rumah ataupun disekitar lingkungan.

“Contohnya di bak kamar mandi dan juga barang-barang bekas yang dibuang sembarangan. Dan perkembangbiakan nyamuk demam berdarah ini terjadi karena minimnya aplikasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat pada umumnya,” terang Rufianto selaku Kepala Bidang P2P dan PL Dinkes Kabupaten Trenggalek saat dikonfirmasi Memo X, Rabu (20/10).

Menurutnya, penyakit demam berdarah dapat dikenali dengan timbulnya gelaja awal yaitu meningkatnya suhu badan tinggi selama 2-7 hari, kondisi badan yang melemah dan timbulnya bintik-bintik merah sampai merasakan nyeri ulu hati yang berlebih.

Tercatat selama kurang lebih 3 minggu diawal tahun 2016, penderita penyakit Demam Berdarah mencapai 27 orang dan 1 meninggal dunia.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional